Kerja atau Wirausaha

Kerja Seumur Hidur atau Wirausaha.

Kunci Sukses Wirausaha

Kunci sukses dalam wirausaha adalah kerjasama dan berbagi ilmu.

Yang Muda yang Berkarya

Saatnya untuk para pemuda tanah air untuk menjadi wirausaha muda.

Dunia akan melihat kita

Dengan menjadikan anak muda sebagai calon pengusaha maka dunia akan mellihat kita sebagai negara yang dipertimbangkan.

Saatnya menjadi pemimpin Dunia

Ketika jumlah wirausaha muda meningkat makan disitulah aset negara untuk menjadi pemimpin Dunia.

Showing posts with label Refrensi. Show all posts
Showing posts with label Refrensi. Show all posts

Tuesday, 25 November 2014

Cara Mudah dan Murah Mengobati Penyakit ND/ Tetelo pada Ayam Boiler/ Pedaging

Oleh : Rizki Al Kharim




A.      Gejala Penyakit ND/ Tetelo
Beternak merupakan salah satu pilih dalam berwirausaha.  Beternak ayam boiler atau yang lebih sering kita sebagai ayam pedaging sangat menjajikan. Kebutuhan konsumsi masyarakat akan daging ayam cukup tinggi. Daging ayam yang mempunyai gizi yang mumpuni dan harganya terjangkau adalah daging ayam potong. Tentu hal ini menjadi pilihan yang banyak diambil oleh seseorang yang ingin memulai usaha.
Namun hal tersebut tidak selalu mulus untuk menjadi peternak ayam potong yang sukses tentu perlu perjuangan dan pengorbanan. Tidak hanya cukup modal materi, adanya pngetahuan yang mumpuni dalam beternak ayam akan membantu seorang peternak ayam dapat menghadapi setiap masalah yang muncul ketika menjalankan usahannya.
Masalah yang sering muncul dalam beternal ayam potong adalah terjangkitnya Virus ND atau Tetelo. Virus ini memang tidak langsung serta merta menyerang ayam diawal. Namun ketika sudah mengalami panen sebanyak 2 sampai 3 kali baru penyakit ini mulai datang. Tidak hanya itu penyakit ini juga muncul pada bulan-bulan tertentu dimana disaat musim hujan.
Adapun gejala klinis yang terlihat pada penderitasangat bervariasi, dari yang sangat  ringan sampai yang terberat. Berikut ini dijelaskan kemungkinangejala-gejala klinis pada ungggas penderita penyakit ND:
1.      Bentuk Velogenik-viscerotropik :  bersifat akut, menimbulkan kematian yang  tinggi, mencapai 80 – 100%. Pada permulaansakit napsu makan hilang, mencret yang  kadang-kadang disertai darah, lesu, sesak napas, megap-megap, ngorok, bersin, batuk,  paralisis parsial atau komplit, kadang-kadang terlihat gejala torticalis
2.      Bentuk Velogenik-pneumoencephalitis : gejala pernapasan dan syaraf, seperti  torticalis lebih menonjol terjadi daripada velogenik-viscerotropik. Mortalitas bisa  mencapai 60 – 80 %.
3.      Bentuk Mesogenik : pada bentuk ini terlihat gejala klinis berupa gejala respirasi,  seperti : batuk, bersin, sesak napas, megap-megap. Pada anak ayam menyebabkan  kematian sampai 10%, sedangkan pada ayam dewasa hanya berupa penurunan  produksi telur dan hambatan pertumbuhan, tidak menimbulkan kematian.
4.      Bentuk Lentogenik : terlihat gejala respirasi ringan saja, tidak terlihat gejala syaraf.  Bentuk ini tidak menimbulkan kematian, baik pada anak ayam maupun ayam dewasa.
5.      Bentuk asymptomatik : pada galur lentogenik juga sering tidak memperlihatkan  gejala klinis.
B.       Pencegahan
Masalah-masalah terkait gejala pada ayam tersebut dapat dikurangi dengan cara pencegaha. Salah satunya yaitu dengan tindakan vaksinasi merupakan langkah yang tepat sebagai upaya pencegahan  terhadap penyakit ND. Program vaksinasi yang secara umum diterapkan, yaitu (1) pada  infeksi lentogenik ayam pedaging, dicegah dengan pemberian vaksin aerosol atau tetes  mata pada anak ayam umur sehari dengan menggunakan vaksin Hitchner B1dan  dilanjutkan dengan booster melalui air minum atau secara aerosol (2) pada infeksi  lentogenik ayam pembibit dapat dicegah dengan pemberian vaksin Hitchner B1secara  aerosol atau tetes mata padahari ke-10. Vaksinasi berikutnya dilakukan pada umur 24  hari dan 8 minggu dengan vaksin Hitchner B1 atau vaksin LaSota dalam air, diikuti  dengan pemberian vaksin emulsi multivalen yang diinaktivasi dengan minyak pada umur  18 – 20 minggu. Vaksin multivalen ini dapat diberikan lagi pada umur 45 minggu, tergantung kepada titer antibodi kawanan ayam, resiko terjangkitnya penyakit dan faktor-faktor lain yang berhubungan dengan pemeliharaan. Tindakan pencegahan selain vaksinasi adalah sanitasi.  Hal-hal yang perlu  diperhatikan, antara lain (1) sebelum kandang dipakai, kandang dibersihkan kemudian  dilabur dengan kapur yang dibubuhi NaOH 2%. Desinfeksi kandang dilakukan secara fumigasi dengan menggunakan fumigant berupa formalin 1 – 2% dan KMnO4, dengan  perbandingan 1 : 5000 (2) liter diupayakan tetap kering, bersih dengan ventilasi yang  baik. Bebaskan kandang dari hewan-hewan vektor yang bisa memindahkan virus ND.
Kandang diusahakan mendapat cukup sinar matahari (3) hindari penggunaan karung  bekas (4) DOC harus berasal dari perusahaanpembibit yang bebas dari ND (5) di pintu-pintu masuk disediakan tempat penghapus hamaan, baik untuk alat transportasi maupun  orang. (6) memberikan pakan yang cukup kuantitas maupun kualitas. Pengendalian Tindakan pengendalian untuk menekan penularan penyakit ND sangat diperlukan. Tindakan-tindakan tersebut, antara lain meliputi (1) ayam yang mati karena ND harus  dibakar atau dikubur (2) ayam penderita yang masih hidup harus disingkirkan, disembelih  dan daging bisa diperjualbelikan dengan syarat harus dimasak terlebih dahulu dan sisa  pemotongan harus dibakar atau dikubur (3) larangan mengeluarkan ayam, baik dalam  keadaan mati atau hidup bagi peternakan yang terkena wabah ND, kecuali untuk  kepentingan diagnosis(4) larangan menetaskantelur dari ayam penderita ND dan izin  menetaskan telur harus dicabut selama masih ada wabah ND pada perusahaan pembibit (5) penyakit ND dianggap lenyap dari peternakansetelah 2 bulan dari kasus terahir atau 1 bulan dari kasus terakhir yang disertai tindakan penghapus hamaan.

C.      Pengobatan
Berdasarkan penglaan dan wawancara dengan petani ayam yang ada di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.  Cara-cara yang sering digunakan untuk memberi kekebalan daya tahan tubuh pada ayam potong adalah dengan bahan-bahan tradisional yang ada di alam Indonesia. menurut Muslim, (2013) sebagai berikut:
Bahan baku :
  • Daun papaya
  • Temuireng
  • Temulawak
  • Kulit bawang putih
  • Kulit bawang merah
  • Daun teh
  • Daun salam
  • Daun singkong
NB: tidak ada takaran mengenai bahan-bahan di atas, karena sifatnya seperti jamu godokan. Jadi silakan gunakan bahan seperlunya.
Cara pembuatan :
  • Semua bahan diiris tipis-tipis, masukkan ke dalam panci berisi air, dan direbus sampai mendidih.
  • Setelah mendidih, matikan kompor, dan diamkan ramuan ini beberapa saat sampai suhunya menjadi hangat-hangat kuku.
  • Air rebusan disaring.
  • Ampasnya jangan dibuang, karena masih bisa digunakan untuk campuran pakan basah pada itik / ayam, atau dikeringkan untuk dicampur dengan voer burung. Ampas ini juga dapat membantu mencegah burung dari berbagai penyakit akibat virus dan bakteri, termasuk tetelo dan flu burung.
Cara pakai :
  • Untuk burung yang biasa dipegang, air rebusan ini bisa diteteskan langsung ke paruh burung, dengan dosis 2 sendok makan (sekitar 5 ml atau 5 cc).
  • Untuk burung yang belum terbiasa dipegang, 1 bagian air rebusan bisa dicampurkan ke dalam 3 – 4 bagian air minum.
  • Menjelang pancaroba atau pergantian musim (Oktober – November dan April – Mei), ramuan ini bisa berikan setiap 2-3 hari sekali.
  • Di luar musim pancaroba, pemberian cukup 1 minggu sekali.
Sebagian bahan ini juga digunakan para peternak ayam organik di Kabupaten Demak dan Kabupaten Pati dan sejauh ini bebas dari segala jenis penyakit yang disebabkan virus dan bakteri: dua sumber penyakit yang paling sering menyebabkan kematian. Artikel ini dibuat dengan pengalam dan refrensi berbagi sumber semoga memberi manfaat.
Daftar Pustaka
Muslimin, Dudung Abdul. 2013. Cara Tradisional Dan Cespleng Cegah Tetelo Pada Burung. Online. (www.omkicau.com), diakses tanggal 25 November 2014.
  . Tanpa tahun. Penyakit Virsal, (ND, IBD & MAREK’). Online. (www.directory.umm.ac.id), diakses tanggal 25 November 2014.

Sunday, 23 November 2014

Standar Operasional Prosedur (SOP) Beternak Ayam Potong / Pedaging / Broiler

Oleh : Rizki Al Kharim


A.       Analisa Ide Produk/ Usaha
Kebutuhan daging yang terus meningkat setiap tahun tentu menjadi peluang yang wajib kita manfaatkan. Namun anda juga perlu sadar diri bahwa setiap bisnis tentu memiliki faktor resiko. Ketika anda sadar akan hal ini, tentu anda bisa belajar dulu tentang teori cara ternak ayam broiler (potong). Sebelum berbicara cara atau Standar Operasional Prosedur yang paling mudah dalam beternak Ayam Potong. Disini akan dibeberkan beberapa alasan mengapa kita perlu beternak Ayam Potong dengan memperhatikan kondisi SDM dan SDA yang ada di Kota Pagar Alam dan sekitarnya.
1.    Modal relative terjangkau
Kalo modal yang dibutuhkan tentu tergantung kapasitas ayam broiler (potong) yang akan anda budidaya. Semakin banyak kapasitas maka semakin banyak pula modal yang harus anda keluarkan. Investasi terbesar adalah tempat dan pembuatan kandang. Untuk modal kerja yang terbesar adalah DOC ayam broiler dan pakan.
2.      Keuntungan tinggi
Tentu saja ini menjadi motivasi kuat untuk memulai ternak ayam broiler, walaupun keuntungan bisa diraih ketika budidaya ayam broiler anda sukses. Penen mencapai target. Namun tentu harga pasar juga berpengaruh pada keuntungan anda. Jika anda bermitra harga pasar tidak menjadi masalah karena harga sudah dikontrak dari awal. Tinggal bagaimana mengelola peternakan ayam broiler supaya menghasilkan panen dengan IP yang tinggi.
3.      Perputaran uang cepat
Karena panen ayam broiler relatif cepat yaitu antara 28-35 hari tentu saja perputaran uang juga relatif cepat. Hitungan 1 bulan anda sudah bisa menjual ayam broiler hasil budidaya anda.


4.      Ada banyak mitra inti bisa diajak kerjasama
Bertumbuhnya bisnis ternak ayam broiler salah satunya adanya banyak mitra inti yang menawarka kerjasama dengan peternak yang memiliki kandang. Nah tentu kerjasama ini bisa menjadi solusi untuk anda yang memiliki modal pas. Ada kurang lebihnya dalam kerjasama namun tergantung anda memilih mitra inti ayam broiler. Karena kita tetap harus waspada jika bekerjasama.
5.      Perawatan yang tidak terlalu rumit
Jika anda telah memiliki cukup referensi tentu dalam pengelolaan kandang dan ternak ayam broiler akan bisa teratasi dengan baik. Paling mudah adalah cari 1 orang yang berpengalaman sebagai anak kandang kemudian ajari orang-orang baru. Beri ABK (Anak Buah Kandang) motivasi agar bekerja secara maksimal agar mendapatkan hasil maksimal juga.
5 hal diatas bisa menjadi bahan pertimbangan anda sebelum anda memutuskan untuk berinvestasi budidaya ayam broiler. Jika 5 hal tersebut dikaitkan dengan kondisi SDM dan SDA yang ada di Kota Pagar Alam dan sekitarnya maka ini cukup tepat. Hal tersebut dapat dilihat mayoritas penduduk Pagar Alam adalah petani, banyak lahan terbuka yang belum dimanfaatkan dan jahu dari pusat mobilitas penduduk. Belum adanya budidaya Ayam Potong bersekala besar yang mempu memasok kebutuhan ayam maupun daging di kawasan Pagar Alam dan sekitarnya.

B.       Analisa Pemasaran
Produk yang akan kami pasarkan ini adalah produk yang tingkat kebutuhannya selalu tinggi, karena daging ayam merupakan konsumsi pokok dan sehari-hari manusia, baik dikonsumsi secara langsung maupun sebagai bahan untuk makanan. Sehingga permintaan pasar akan daging ayam tentu akan stabil dan kemungkinan akan terus meningkat.
Dengan tingkat kebutuhan yang masih tinggi maka permintaan akan mengikuti nilai kebutuhan. Dan usaha budidaya ayam potong adalah solusi untuk memenuhi permintaan pasar yang saat ini masih cukup banyak.
Cara pemasaran pada usaha budidaya ayam potong ini dapat dilakukan dengan dua strategi yang akan kami gunakan untuk mencapai target yang telah ada, yaitu:
1.    Penjualan sendiri
Penjualan sendiri ini dilakukan apabila usaha budidaya ayam potong masih pada skala kecil atau skala rumah tangga. Dengan ayam yang tidak terlalu banyak penjualan bias dilakukan di tentanggga masyarakata sekitar.

2.    Melalui Pedagang Kelontong dan Toko
Pada pedagang kelontong (eceran) ini lebih cocok pada pengusaha ayam potong berskal sedang Dengan banyaknya pedagang kelontong yang ada di Pasar Pagar alam dan Pasar Kecamatan Jarai, memudahkan para pengusaha ayam potong untuk bekerja sama dalam penjualan ayam maupun daging ayam kepada masyarakat.

3.    Pedagang pengumpul
     Pada pedagang pengumpul ini lebih cocok pada pengusaha ayam potong berskal besar. Pedagang pengepul merupakan pedagang yang langsung mengambil produksi ayam maupun daging ayam kami dengan kesepakatan harga tertentu kemudian menjualnya kembali untuk memperoleh keuntungan. Sebagai produsen makanan pedagang pengumpul dijadikan konsumen bertujuan untuk memudahkan pemasaran hasil produksi bagi pengusaha ayam potong.

C.       Analisa Operasional
Strategi yang digunakan dalam melakukan produksi ini yaitu dengan memaksimalkan waktu yang ada. Usaha produksi ini akan dilakukan sendiri oleh (Target Group: Contoh: Karang Taruna). Karyawan akan diperlukan ketika usaha ini sudah berkembang. Bahan baku yang akan diperlukan dalam usaha ini tergolong sederhana dan mudah didapatkan di toko-toko penjualan perlengkapan peternakan. Oleh karena itu, kemudahan dalam mendapatkan bahan baku dapat dijadikan nilai plus dalam usaha yang akan dijalankan ini.
Oprasional dalam budidaya ayam potong ini kami bagi menjadi 3 skala agar mudah dalam memahami dan mempraktekkannya. Tiga skala tersebut yaitu analisa oprasional dalam skala rumah tangga (kecil), kelompok pemula (sedang) dan skala besar. Disini akan kami jelasakan secara dasar Standar Operasional Prosedur dalam budidaya ayam potong dalam 3 skala tersebut:



Silahkan Baca Selengkapnya Download disini

Monday, 11 November 2013

Cara Membuat Probiotik/ Herbal Lele

Di sadur ulang Oleh : Achmad Nidlomuddin



Ikan lele organik mempunyai beberapa kelebihan dari lele non organik. Terutama dari segi penghematan biaya pakan, rasa, dan manfaatnya untuk kesehatan.
Budidaya ikan lele sudah ada dimana-mana karena memang banyak sekali peminatnya, namun tidak sedikit yang gulung tikar sebab harga pakan lele terus melambung. Harga pakan lele yang mahal tak sebanding dengan hasil panen dan jerih payahnya.
Akan tetapi bagi peternak lele organik, mahalnya harga pakan tidak jadi soal. Sebab memang mereka tidak menggunakan pakan yang mahal itu, tapi membuat pakan sendiri dari kotoran  sapi. Oleh karena itu banyak sekali yang bertanya tentang cara budidaya lele organik.
Budidaya lele dengan pakan organik dari kotoran sapi banyak sekali manfaatnya. Diantaranya adalah :
1. Kandang sapi menjadi lebih bersih.
2. Hemat biaya perawatan.
3. Air kolam tidak berbau busuk.
4. Tidak perlu mengganti air kolam.
5. Lele organik mempunyai rasa yang lebih gurih.
6. Memberi pendapatan tersendiri bagi peternak sapi di sekitar.
7. Bobot ikan lele lebih berat dan harga jualnya lebih tinggi.
8. Lebih aman untuk kesehatan.
9. Nilai gizinya lebih tinggi dan kolesterolnya lebih rendah.
10. Air bekas budidaya lele organik sangat baik untuk memupuk tanaman.

Budidaya ikan lele organik sangat hemat biaya, sebab harga pakan lele pabrikan yang berbentuk pellet harganya terus mengalami kenaikan, saat ini sudah di atas Rp.8.000 per kilo. Sedangkan harga pakan lele organik cuma Rp.2.000 per liter.
Perbandingan
Untuk 1 ton ikan lele siap konsumsi, pakan yang dibutuhkan jika menggunakan pellet bisa mencapai 1 ton. Sedangkan jika menggunakan pakan organik cuma membutuhkan 2.300 liter. Bobot ikan lele organik juga lebih berat dari non organik. Satu kilo gram ikan lele non organik, umumnya isinya berjumlah  8 sampai  9 ekor. Sedangkan lele organik jumlah perkilo gramnya hanya 7 sampai 8 ekor.
Cara membuat pakan lele organik Kumpulkan limbah kotoran sapi ke dalam bak yang dicampur air beserta enzim bakteri silanace (sejenis probiotik untuk penguraian kotoran sapi bisa anda dapatkan di toko pertanian terdekat) untuk mempercepat proses penguraian kotoran sapi. Selang lima hari kemudian, dengan proses aerasi, kotoran sapi yang telah berbentuk cairan siap diberikan ke ikan lele dengan cara di siramkan.
Membuat Probiotik Sederhana Untuk Pakan Lele
Penemuan probiotik merupakan satu terobosan yg jitu guna meningkatkan dan menambah kualitas serta kuantitas hasil ternak maupun pertanian. Produk yg dijual di pasaran biasanya dibandrol dengan harga mahal,namun sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk membuat probiotik itu sendiri. Dimana bahan-bahan yg di gunakan tidaklah sulit untuk di dapatkan.
Probiotik untuk tanaman  bisa dengan menggunakan sayuran yg tidak digunakan, tape, rebung atau keong mas.
Sejauh ini belum muncul kendala pemakaian probiotik, selain harga yang cenderung meningkat seiring naiknya permintaan. Jadi, pantas bila peternak sapi atau ayam juga melirik probiotik. ‘Probiotik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi pakan di tubuh,’ kata Prof Dr Ir Mohammad Winugroho MSc, periset dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) di Ciawi, Bogor. Dengan banyak manfaat yang diperoleh pantas bila kini probiotik menjadi pilar penting dalam budidaya ikan dan ternak. Agnes Cahyono dan Heru Eko Catur sudah membuktikannya.
Probiotik Ala Sidomakmur
Jamu (Probiotik) Pakan  Lele yang dibuat oleh kelompok perikanan Sidomakmur ini sudah menjadi materi magang binaan Food and Agriculture Organisation (FAO) Perwakilan Indonesia. JAMU (PROBIOTIK) PAKAN LELE adalah suplemen campuran untuk pakan lele yang sangat berfungsi untuk:
- Menambah daya tahan lele terhadap serangan penyakit.
- Memudahkan pencernaan lele untuk menyerap makanan.
- Menambah  nafsu makan lele, terutama untuk lele yang tidak nafsu makan akibat stress.
- Menaikkan kualitas pakan hingga 0,1 per-kilonya.
Atas dasar keuntungan tersebut, maka kelompok perikanan “Sidomakmur” telah berusaha menguji formula yang tepat untuk membuat PROBIOTIK PAKAN. Berbagai cara telah dicoba, termasuk dengan menggiling bahan-bahan dasar.
Tetapi kami sudah membuat bagi petani lele yang tidak ingin terlalu sulit, yaitu dengan mencampurkan bahan-bahan ekstrak dan hal ini sangat mudah ditemui dipasaran atau dilingkungan kita.
Bahan Dasar :
1. Temulawak
2. Kencur
3. Kunyit
4. Asem
5. Tetes/Molases (gula pasir/gula jawa di cairkan)
6. Microba (Yakult)
Bahan dasar tersebut biasanya digiling dan dicampur, tetapi yang kami lakukan adalah tidak demikian. Adapun yang kami lakukan adalah membeli dari tukang jamu keliling, yaitu:
1. Sinom (jamu kunir asem) 1 liter Rp 5.000,-
2. Jamu Beras kencur 1 liter Rp 5.000,-
3. Jamu Temulawak 0,5 liter Rp 3.000,-
4. Tetes/Molases 0,5 liter Rp 1.500,-
5. Yakult 1 botol Rp 1.500,
Cara membuat:
- Campurkan jamu sinom, beras kencur dan sinom dalam 1(satu) wadah, aduk hingga merata.
- Tambahkan Tetes/Molases kedalam campuran sambil diaduk, tambahkan air 1(satu) liter dan aduk kembali.
- Campurkan yakult kedalam larutan tadi dan aduk kembali.
- Masukkan campuran tersebut kedalam jerigen dan tutup rapat.
- Diamkan selama 10 (sepuluh) hari agar microba di dalam campuran berkembang biak, tetapi buka tutup 1 – 2 kali sehari agar tidak meledak atau mengeluarkan uap di dalam jerigen.
Setelah hari ke-11 Jamu (Probiotik) tersebut langsung dapat digunakan sebagai campuran pakan lele.
Cara pemakaian:
- Campurkan jamu 100 ml dengan air 500 ml, aduk hingga merata.
- Ambil 1 (satu) kg pakan lele dan campurkan dengan larutan tadi sambil diaduk hingga rata.
- Diamkan pakan tersebut hingga 15 – 20 menit, sehingga campuran jamu meresap ke dalam pakan.
- Pakan siap diberikan ke lele.
Apakah MAHAL???????
Tidak, sangat murah sekali. Coba bandingkan dengan dengan produk probiotik yang ada di toko. Harga sekitar Rp 15.000 – 35.000/liter.
Bandingkan dengan yang anda buat..!
Total biaya Rp 16.000,- untuk 4 liter larutan, maka per-liter hanya sekitar Rp 4.000,-
Besar harapan kami, bahwa petani dapat lebih menguntungkan dengan mengolah sendiri bahan-bahan keperluan budidaya ikan terutama lele yang padat modal. Murah kan,dengan hasil yg menjanjikan,selamat mencoba. 

note : Rangkuman berbagai refrensi.

Friday, 8 November 2013

Cara Budidaya Ikan Lele Organik


Oleh : Achmad Nidloamudin
       


Parameter dasar pembesaran ikan lele yang dipakai:

Kolam yang dipakai kolam tembok atau terpal dengan ukuran 10m2 atau contoh 2x5meter dengan tinggi sekitar 1 meter. Bibit yang dipakai adalah ukuran 7/8
Padat tebar 100 ekor/m2 (untuk beginner) dan maksimal 150 ekor/m2 yang sudah profi
Tidak dilakukan pergantian air selama masa budidaya, kecuali karena penanggulangan penyakit Lele panen pada ukuran 7-8ekor/kg

Persiapan air kolam:

Air bisa memakai air dari sumber manasaja, dengan syarat kadar besi rendah. Kalau air PAM wajib diendapkan dulu 1-3 hari, supaya koporit menguap. Isi kolam hingga ketinggian 50 cm, Beri pupuk kandang yang sudah diletakkan di dalam karung dan diikat serta digantungkan hingga setengah karung terendam dalam air. Jumlahnya adalan 1-1,5 kg/m2 atau untuk 10m2 berkisar 10-15 kg. Larutkan cairan herbal sebanyak 2 sendok makan dan dilarutkan dalam 2 liter air serta ditambahkan 4 sendok makan garam dapur kemudian ditebar rata. (Ane tidak memakai pupuk kandang dan sebagai gantinya memakai pupuk organik cair supaya lebih simple). Air akan berangsur-angsur menjadi hijau terang (pengalaman hari ke 4-5 akan kelihatan hijau), setelahnya akan semakin pekat.
Tunggu selama 8 hari dan kemudian angkat pupuk kandang dari kolam
Keesokan harinya benih siap ditebar (hari ke-9). Tebar pada pagi hari <11pagi atau sore >3sore. Ane pernah tebar jam 1 siang banyak yang sekitar patilnya jadi berwarna merah. Tebar secara perlahan dengan metode aklimatisasi selama 5-10menit dan usahakan lele keluar sendiri dari wadah.

Pemilihan benih
Benih bisa dari jenis apapun: sangkuriang, dumbo atuapun phyton, asalkan sehat dengan ciri-ciri sbb: gerakan ikan aktif Tidak terdapat luka Kumit/sungut tidak patah Sekitar patil tidak berwarna kemerahan tidak ada white spot / bintik putih

Pemberian pakan:

Setelah ditebar, lele baru diberi makan setelah 12 jam kemudian, karena untuk adaptasi dan masih banyak makanan alami di kolam. Tahap pertama menggunakan 781-1 atau setara sebanyak 3kg untuk 8-10 hari. Pelet diberikan 3x sehari. Setelah pakan tersebut habis, tambahkan air kolam sebanyak 10cm Tahap kedua menggunakan 781-2 atau setara sebanyak 5kg untuk 8-10 hari. Pemberian pelet dinaikkan menjadi 4x sehari. Setelah habis, tambahkan air kolam sebanyak 10cm. Tahap ketiga menggunakan 781 atau setara sebanyak 22kg untuk 8-10 hari dan pemberian pakan 5-6kali sehari, Sama dengan sebelumnya, jika pakan sudah habis, maka air kolam ditambahkan ketinggiannya sebanyak 10cm.
Tahap keempat dilakukan pemberian pakan sebayak 70 kg hingga panen. Dapat dilanjutkan dengan memakai 781, akan tetapi untuk mengurangi biaya produksi dapat menggunakan pakan tenggelam seperti SNL/sinta ataupun menggunakan pakan alternatif seperti sosis bs, ayam tiren, ika runcah dsb.

Tips dalam pemberian pakan
Pakan dicampur terlebih dahulu dengan air matang secukupnya hingga lembab, supaya tidak melukai organ pencernaan lele dan menghindari pelet mengembang di perut yang mengakibatkan kembung. Ane campur dengan sedikit probiotik, supaya bisa lebih maksimal tercerna dan sedikit terbuang menjadi feses. Usahakan pemberian pakan diatas jam 9 pagi dan dibawah jam 12 malam. Dan tunggu 1 jam untuk pemberian pakan setelah turun hujan. Dan jika terlihat akan turun hujan lebat, usahakan tidak memberi makan terlebih dahulu. Usahakan jangan sampai ada pelet yang tersisa di dalam kolam, karena akan memperburuk kondisi air.

Panen
Berdasarkan dari Pengalaman mengatakan bahwa dari metode diatas akan diperoleh panen antara 130-140kg pada sekitar 50-60 hari setelah tebar bibit. Dengan kematian dibawah 5%. Ane belum pengalaman sampai panen.

Penyakit dan penganggulangan
Borok (luka di ekor, punggung...)

Penanggulangan:

Kuras air dasar sebanyak 1/4 bagian dan ditambahkan air baru.
Herbal 2 SDM per 1000 ekor ikan dilarutkan dengan air secukupnya dan dicampur ke pakan. (sekali saja) Atau dengan kimia yaitu 4 kapsul Super tetra (bisa dibeli di apotek) dan ditebarkan ke kolam. (sekali saja) Biasanya sembuh dalam 3-7 hari. White spot (bintik putih)


Penanggulangan:
Kuras air 1/2 bagian dan isi air baru serta tambahkan herbal 1sdm dicampur dengan 2 sdm garam dan air Atau dengan kimia yaitu 2 kapsul supertetra ditambah 1/4 sdt PK, dilarutkan ke air dan ditebar merata. Sirip merah (biasanya karena kepanasan saat memasukkan benih ke kolam)

Penanggulangan:
Sama seperti borok, tapi dosisnya hanya separoh.
Kembung
1.      Karena asam lambung Penganggulangan: 2 plastik arang dari kayu (jangan batok kelapa) dicampur herbal 2sdm dan garam 4 sdm dilarutkan dan direbus mendidih dengan air 1 liter. Masukkan hasil rebusan setelah hangat ke dalam kolam.

2.      Karena bakteri (kembung disekitar patil) Penagnggulangan: Ambil 2 ikat daun kemangi, blender larutkan ke air kemudian saring. Siramkan merata airnya ke kolam
Secara kimia memakai 1/2 sdt ENDRO



SEMOGA BERMANFAAT